• Tips Agar Bisnis Penginapan Anda Untung

    Guest House atau penginapan merupakan bisnis yang layak dipertimbangkan untuk meningkatkan produktivitas aset properti Anda.

    Selain dikontrakkan, properti bisa menjadi penginapan yang bisa menghasilkan keuntungan tersendiri.

    Dari waktu ke waktu bisnis penginapan terus tumbuh dengan pesat. Karena prospek bisnis ini merupakan jenis bisnis jangka panjang yang cerah.

    Untuk mengetahui apakah bisnis penginapan bisa tumbuh subur dan memiliki daya tarik, adalah Anda bisa melihat hotel atau villa di sekitar perumahan Anda.

    Bila rumah Anda berlokasi dekat dengan obyek wisata yang bisa menarik turis domestik pada waktu-waktu tertentu, tentu lebih baik.

    Namun meski tidak, Anda bisa memanfaatkannya untuk bed and breakfast, istilah untuk penginapan sederhana. Yang disediakan adalah kamar dan layanan sarapan pagi. Targetnya adalah orang-orang yang hanya butuh tempat untuk beristirahat dan tidak terlalu mempertimbangkan fasilitas.

    Di Jakarta, misalnya, rumah-rumah yang berada di tengah kota disulap menjadi bed and breakfast, begitu juga dengan sejumlah ruko.

    Penginapan sederhana tidak harus membatasi dua orang per kamar. Anda juga bisa menyewakan untuk rombongan, di mana dalam satu ruangan bisa terdapat 5-10 kamar tidur.

    Kamar tipe ini biasanya disediakan untuk para backpacker yang tidak keberatan untuk sharing kamar. Untuk tipe ini, Anda harus menyediakan loker.

    Dilansir dari niaga.tv, sedikitnya terdapat 10 hal yang harus Anda lakukan agar bisnis penginapan Anda lancar dan menjual.

    Kesepuluh hal tersebut antara lain tentukan lokasi, lihat kondisi rumah, berikan kamar yang banyak, berikan halaman yang luas, atur desain interior, berikan fasilitas hiburan, berikan tempat parkir luas dan aman, perizinan usaha, promosi, dan mempekerjakan karyawan.

    Satu dari sepuluh hal tersebut, mengatur desain interior rumah adalah hal yang paling cepat menarik perhatian konsumen.

    Seperti dikatakan oleh Nano Lesmono, pengembang dari Perumahan Ciremai at Grage Kuningan mengatakan potensi perumahan di tempat wisata sangat besar untuk menjalankan bisnis penginapan menggunakan rumah pribadi.

    “Apalagi jika rumah tersebut memiliki kualitas yang baik dan desain interior yang menarik, konsumen akan lebih tertarik menginap di rumah dibandingkan ke hotel,” kata Nano.

    Menurut Nano, Perumahan Ciremai at Grage Kuningan sendiri merupakan jenis perumahan yang memiliki keuntungan dari lokasi pariwisata daerah Kuningan.

    Banyak masyarakat yang membeli rumah di Kuningan, dengan tujuan untuk investasi dan berbisnis penginapan.

    “Mereka bisa menginap sesuka mereka, dan juga bisa menyewakan rumah mereka sesuka hati mereka juga. Jadi, sama-sama untung. Baik pemilik rumah maupun penyewa,” tambahnya.

    Agar bisnis penginapan Anda menjual, berikut ini contoh-contoh desain interior untuk rumah yang hendak dijadikan penginapan. Tidak hanya memilih warna, tetapi juga furnitur yang tepat seperti dilansir dari Rumah.com:

    Kesulitan pertama yang kerap ditemukan saat hendak mendesain desain interior rumah sebagai penginapan adalah memilih ranjang tidur.

    Sebelum memilih, perhatikan kondisi kamar tidur yang Anda miliki. Baik luas maupun sempit, sebaiknya pilihlah jenis ranjang tidur klasik dengan ‘one bedroom’ seperti tampak pada gambar. Selain itu, jangan lupa untuk gunakan rangka ranjang tidur yang terbuat dari besi.

    Tujuannya agar mudah dibersihkan bila sewaktu-waktu ditinggal agak lama.


    Serupa dengan jenis ranjang tidur sebelumnya yang menggunakan ‘one bedroom’, namun untuk dekorasinya tidak ada salahnya gunakan sentuhan lembut dengan pilihan warna putih dan menggunakan kanopi.

    Kamar yang semula biasa saja, akan terlihat lebih berkelas dan menjual.


    Selanjutnya, material kayu yang biasa digunakan pada villa-villa bisa menjadi inspirasi unik. Jika Anda lihat pada gambar, desain lemari, ranjang tidur, serta pembagian ruangan, sangat efisien. Ukuran rumah juga tidak terlalu besar.

    Kendati begitu, ruangan ini masih bisa memberikan rasa nyaman, bukan?


    Tujuan orang untuk menyewa penginapan salah satunya adalah untuk berlibur yang menenangkan. Bisa merasakan nyaman senyaman rumah sendiri.

    Jika lokasi rumah Anda di daerah pegunungan, kursi dan meja yang rendah seperti tampak pada gambar bisa menjadi pilihan yang tepat.

    Penyewa bisa merasakan suasana hunian benar-benar berbeda dari pilihan tempat sewa lainnya, sekalipun hotel berbintang sekalipun.


    Selain menginginkan tempat penginapan yang nyaman, penyewa juga menginginkan waktu-waktu senggang dengan kegiatan yang biasa mereka lakukan di rumah mereka. Salah satunya adalah membaca buku fiksi atau majalah.

    Jadi, jangan lupa siapkan meja yang dilengkapi dengan rak buku, kemudian simpan berbagai jenis buku mulai dari fiksi, komik, dan sebagainya.


    Bagian rumah yang menarik konsumen adalah dapur. Karena perbedaan mendasar antara penginapan rumah dan hotel adalah, dapur yang bisa digunakan secara pribadi.

    Jadi, untuk desain interior dapur, Anda tidak perlu ragu untuk berinvestasi beberapa perlengkapan seperti kompor, oven, dan meja makan minimalis. Tidak perlu besar, yang penting kegiatan masak memasak lancar.

    Terakhir, adalah kamar mandi. Sekali lagi, jangan rendah diri bila kamar mandi berukuran kecil. Apabila disiasati dengan desain yang baik kamar mandi mungil akan menarik.

    Namun yang terpentinga adalah sediakan beberapa perlengkapan penunjang kegiatan bersih-bersih badan seperti handuk, sabun, shampo, pasta gigi, cermin, tempat sampah, dan tentu saja sanitasi yang baik. Jangan lupa, kondisi air harus baik dan tidak mampet.

    Setelah itu, barulah Anda bisa mendesain interior semenarik mungkin. Gunakan warna-warna monokrom atau pastel. Pasang beberapa hiasan yang sekiranya dapat mendukung konsep penginapan Anda. Lebih baik jika menggunakan tematik.

    Feature picture: pixabay.com