• Dua Mahasiswa Jogja Bikin Bisnis Homestay Tanpa Modal

    Dua Mahasiswa Jogja Bikin Bisnis Homestay Tanpa Modal

    Ardhan dan Sutopo membuktikan mahasiswa bisa eksis punya usaha sendiri tanpa modal. Mereka kreatif, Ardhan yang pertama memulai masuk ke jasa pengelolaan homestay.

    Dia mencari orang-orang yang punya rumah kosong di Jogja, lalu ditawarkan konsep sewa harian mulai dari harga Rp600 ribu sampai dengan Rp1,2 juta per hari.

    Kelebihan homestay adalah berbentuk rumah tinggal dengan banyak kamar, kalau hotel di Jogja harga yang standar Rp500 ribu hanya untuk 2 orang, dengan menyewa homestay dengan 5 kamar seharga Rp1 juta sudah bisa untuk 15 orang, termasuk mereka bisa tidur di ruang tamu atau ruang keluarga. Kebersamaannya itu yang didapatkan.

    Ardhan menggandeng Sutopo, kawannya kuliah di Amikom Jogja yang jago promosi via facebook dan SEO (Search Engine Optimation) agar website mereka bisa menjadi peringkat pertama di Google, kategori homestay di Jogja.

    Klien mereka semakin bertambah, rombongan yang datang ke Jogja untuk acara nikahan, wisuda, atau wisata bareng jadi pelanggan tetapnya.

    Sistem bagi hasil antara Ardhan dan pemilik rumah bervariasi, mulai dari 20% hingga Rp275.000 per hari. Jadi Ardhan dan timnya yang mencari pelanggan, melayani mereka dari membutuhkan info hingga sewa mobil dan laundrI.

    Ada juga urusan kebersihan dan laundrI menjadi tanggung jawab si pemilik rumah, karena ada pembantu yang tinggal disana. Ada 10 orang karyawan Ardhan yang bekerja partime dengan fee Rp75.000 per hari.

    Dalam kondisi normal dalam sebulan Ardhan bisa membukukan omzet Rp30 juta, sedangkan di musim liburan bisa menembus Rp60 juta. Semua tanpa modal besar, keuntungan bersih yang didapatkan sekitar Rp8 juta sampai dengan Rp12 juta sebulan.

    Buat mahasiswa yang masih menyiapkan skripsi angka tersebut tentu sudah sangat lumayan. Mereka pun sudah bisa membiayai kuliahnya sendiri. Yang mau mesan homestay Ardhan bisa masuk ke webnya: homestaydijogja.net. (kkc)