• Kisah Setiadi kumpulkan koin Rp 1.000 hingga puluhan juta demi CBR

    Setiadi kumpulkan koin Rp 1.000 hingga puluhan juta demi CBR

    Setiadi (45) percaya sesuatu yang besar bermula dari hal yang kecil. Asalkan benar-benar ditekuni dengan serius.

    Berawal dari kesenangan melihat bentuknya, koin Rp 1.000 dikumpulkan Setiadi sejak 4,5 tahun lalu. Mulanya, koin-koin yang dia kumpulkan itu untuk dibagi-bagikan ke anak-anak yang bertamu ke rumahnya saat Lebaran Juli 2016 lalu.

    "Soal koin itu, awal mulanya karena senang lihat bentuk koin Rp 1.000 saya kumpulinlah. Tadinya mau buat Lebaran kemarin saya masukin di toples yang dilubangin di tengahnya, nanti pas anak kecil datang suruh ambil, tapi setelah dipikir-pikir sayang," katanya saat berbincang dengan merdeka.com, Selasa (27/9).

    Dia kemudian memikirkan bagaimana cara membuat tabungan koinnya itu tetap utuh. Tidak diambil, sekalipun butuh.

    "Lalu saya lemparin ke kaleng yang saya kasih oli bekas. Jadi misalnya ada kembalian uang ya masukin ke situ, akhirnya anak dan istri saya ikut, sampai teman-teman juga ikut-ikutan, jadi mereka kasih koin nanti saya tukar (uang kertas) kadang kewalahan juga, sampai saya utang nanti kalau ada saya ganti. Malah pernah THR saya, saya tukar juga," ucapnya tertawa.

    Ayah empat anak ini punya alasan kenapa kaleng untuk koin diisi oli. "Karena kalau gitu pasti malas ambilnya, siapa juga yang mau ambil itu tangan jadi kotor. Makanya utuh," sambungnya.

    Kaleng itu juga sengaja dipilih yang berukuran 5 kg. Kaleng itu diletakkan di bagian dapur rumahnya. "Jadi sekalian lewat ya masukin".0

    Pada akhir pekan lalu tepatnya, Minggu (25/9), Setiadi terpikir membongkar celengan koin Rp 1.000 itu. Kebetulan, dia butuh sepeda motor baru untuk menggantikan sepeda motor merek Tiger yang sudah tua itu.

    "Ya awalnya saya mikir motor Tiger saya sudah tua juga, terus main ke dealer, dan saya memang tertarik Honda CBR 150 CC. Nah sebelum saya bawa pakai kaleng cat ukuran 25 kg ditambah boks plastik, koinnya saya cuci dulu di rumah," tambahnya.

    Honda CBR 150 CC yang diincar Setiadi lebih kurang seharga Rp 33,4 juta. Meski hanya menabung recehan, dia yakin usahanya menabung selama ini akan mendekati hasil.

    "Saya itu masukin Minggu kemarin, kabarnya kemarin baru Rp 14 juta yang sudah dihitung. Saya nunggu aja nambah berapa gitu. Katanya dikabarin hari ini atau besok," kata warga Pancoranmas itu.