• Sebaiknya Jangan Biasakan Makan Kepala Ikan, Ini Alasannya


    Ikan di laut Tropis termasuk lautan di Indonesia begitu berlimpah dan memiliki protein tinggi. Namun di balik manfaat kesehatannya, ikan juga memiliki racun alami yang tidak dapat dihilangkan dengan proses dimasak atau dibekukan.

    Racun Ciguatoksin paling umum ditemui pada ikan laut. Racun ini berasal dari dinoflagelata, mikroorganisme laut yang menempel dan tumbuh pada karang mati. Racun ini bisa ditemukan pada ikan di zona tropis, subtropis, dan zona bersuhu panas.

    Ciguatra, adalah racun paling umum dari keracunan ikan di seluruh dunia, yang mungkin didapatkan dari konsumsi ikan terumbu karang tropis, seperti kerapu, kakap, kakap putih, dan ikan kakatua termasuk salmon yang diternakkan. Sejumlah 400 spesies laut diketahui mengandung bioaccumulate ciguatoxin, yang 1000 kali lebih bahaya dibanding arsenik.

    Keracunan biasanya ditandai dengan gejala seperti sakit perut yang sangat hebat, mual, detak jantung di bawah normal, kejang dan pandangan kabur. Kadang bisa kambuh ketika mengkonsumsi hidangan laut dan mungkin akan terjadi selama bertahun-tahun setelah makan ikan tercemar. Ciguatoxin tahan terhadap panas dan dingin, jadi memasak, mengasapkan, mendinginkan, membekukan dan/atau pengasinan ikan beracun tidak bisa melindungi konsumen agar tidak sakit. Racun ini juga tidak terdeteksi karena tidak berbau dan berasa.

    Ciguatoksin umumnya terakumulasi pada organ dalam, kepala, dan sisik ikan. Racun ini juga terdapat pada hewan herbivora dan karnivora dan begitupun dengan ikan yang hidup di karang.


    Lantas bagaimana mencegah keracunan produk perikanan? Tercatat ada 7 poin yang perlu diperhatikan, yaitu:
    1. Jangan mengonsumsi ikan yang hidup di karang dalam jumlah banyak.
    2. Jangan mengonsumsi ikan yang tidak jelas jenis dan asal-usulnya
    3. Kurangi konsumsi ikan yang hidup di karang terutama yang ukurannya besar (di atas tiga kilogram)
    4. Hindari mengonsumsi kepala ikan, kepala udang dan organ dalam produk perikanan karena penumpukan toksin pada bagian itu
    5. Hindari mengonsumsi organ dalam dan sisik ikan.
    6. Hindari minuman beralkohol dan kacang-kacangan ketika mengonsumsi ikan karang karena dapat meningkatkan keparahan keracunan
    7. Simpan ikan pada suhu rendah untuk mencegah pertumbuhan bakteri
    Mari berbagi informasi, bagikan jika bermanfaat.