• Trik Baca Emosi dan Pengaruhi Orang, Takluk Tanpa Mereka Sadari

    Trik Baca Emosi dan Pengaruhi Orang, Takluk Tanpa Mereka Sadari

    Media BBC Indonesia, Sabtu (19/9/2015), berbagi trik sederhana membaca emosi dan mempengaruhi orang lain tanpa mereka sadari. Bagaimana caranya? simak di bawah ini.

    Perilaku manusia ditentukan oleh takhayul, pengulangan dan sesuatu yang sangat klise, yang membuat kita dengan mudah menjadi target tipuan (jebakan) pikiran.

    Jika Anda mengetahui rahasianya, Anda dapat memanfaatkannya untuk mempengaruhi orang lain.

    Sebagai contoh, cara terbaik untuk mendeteksi seorang pembohong adalah menjebak mereka untuk memberikan banyak informasi, dibandingkan memperhatikan bahasa tubuh mereka.

    Ada cara lain untuk mempengaruhi orang. Ini adalah beberapa fakta yang mengejutkan mengenai bagaimana membaca perilaku manusia dan mempengaruhi keputusan seorang, diambil dari arsip BBC Future dan sumber lainnya:

    1. Menepuk pundak seorang secara perlahan dan melihat matanya, artinya orang tersebut akan lebih terbuka untuk menerima saran.

    2. Bola mata yang membesar berkaitan dengan tingkat ketidakpastian dalam pembuatan keputusan: jika seorang kurang yakin dengan keputusannya, maka emosinya akan meningkat, yang menyebabkan bola mata membesar.

    3. Sebuah trik yang digunakan oleh pencopet yang menargetkan orang mabuk adalah bergerak secara perlahan dari satu sisi ke sisi lainnya sambil berbicara dengannya.

    Orang mabuk berpikir bahwa dia sedang bergoyang dan akan berupaya mengimbanginya, tapi dia akan menjadi tidak seimbang dan jatuh.

    Pencopet akan pura-pura membantu untuk mengambil barangnya, tapi sesungguhnya itu adalah saat di mana pencopet beraksi.

    4. Orang dengan tingkat testeron yang lebih tinggi cenderung memiliki wajah yang lebih lebar dengan tulang pipi yang besar, dan mereka juga cenderung memiliki kepribadian yang lebih asertif dan kadang agresif.

    5. Warna merah kerap dikaitkan dengan sifat dominan dan agresif. Sebagai contoh, petinju yang menggunakan perlengkapan berwarna merah sekitar 5 persen kemungkinan akan menang melawan lawannya yang menggunakan warna biru.

    6. Dalam permainan batu, kertas, gunting, laki-laki kemungkinan besar akan memilih yang lebih "macho" seperti batu - sementara gunting kurang populer baik untuk laki-laki maupun perempuan.

    Untuk alasan ini, pilihan teraman Anda adalah kertas - Anda akan menang atau seri.


    Tipuan lainnya adalah dengan mengatakan pilihan Anda dengan suara keras; sehingga saingan Anda akan berpikir Anda menggertak dan lawan Anda akan mengambil pilihan yang kurang bijak.

    7. Para penjual memiliki kemampuan untuk mengontrol pikiran kita.

    Sebuah tipuan klasik yang digunakan di ruang pamer adalah untuk menaikan harga satu produk diantara produk lain yang serupa. Sebagai contoh, jika empat mesin pembuat kopi espresso yang serupa ketika berada di sebuah rak yang berdampingan satu sama lain, tetapi tiga seharga $200 dan satu mesin $400, satu harga yang dinaikkan membuat tiga mesin lainnya tampak lebih murah.

    Kenyataannya adalah, ini menunjukkan seberapa kecil kita mengetahui berapa seharusnya harga mesin pembuat kopi.

    8. Tertawa merupakan sebuah "emosi sosial" yang menyatukan orang dan membantu kita memiliki sebuah ikatan, terlepas apakah itu merupakan sesuatu yang lucu atau tidak.

    Ketika Anda tertawa dengan orang, Anda menunjukkan kepada orang tersebut bahwa Anda menyukainya, Anda setuju dengannya, atau Anda berada dalam satu kelompok dengannya.

    Penelitian menemukan bahwa nanti orang tersebut lebih mudah untuk mengungkap rahasianya.

    Jadi jika Anda ingin mempengaruhi seorang dan membuatnya mengatakan kepada Anda apa yang dia pikirkan, tertawa pada leluconnya yang buruk merupakan cara yang pasti tepat untuk dilakukan.

    9. Persepsi daya tarik suara seorang perempuan bervariasi selama siklus menstruasi wanita.

    Suara mereka mencapai daya tarik tertinggi ketika peluang pembuahan meningkat. Ini menunjukkan bagaimana sisi biologis kita muncul dalam tingkah laku yang berbeda-beda.

    Demikian, semoga bermanfaat di jalan yang benar. (BBC Indonesia/BBCNews)