• Kisah Tante Cantik yang Disidang Karena Sembunyikan Pria di Kamar


    WARGA Samarinda Kalimantan Timur beberapa waktu lalu digegerkan kasus perselingkuhan yang melibatkan perempuan berparas cantik RA Dwi rahayu Widisari, 39. Istri Aminuddin, mantan Dirut Bank Kaltim itu tertangkap basah bersama seorang cowok di dalam kamar rumahnya. Sang Suami pun menggugat cerai dan dia dilaporkan atas tuduhan perzinahan.

    Sidang perdana mereka di gelar di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, Rabu (16/9) lalu. Dalam sidang yang berlangsung tertutup tersebut, Dwi Rahayu yang akrab disapa Widi itu juga hadir bersama selingkuhannya Frei Hariadi sebagai terdakwa. Dia juga didampungi seorang pengacara bernama Ari.

    Widi pun sempat menjadi perhatian saat berada di Pengadilan Negeri. Bagaimana tidak di sana dia termasuk perempuan yang paling cantik dan menarik perhatian. Bak tante cantik, Widi berbusana anggun dengan hijab merah muda bermotif bunga. Kulitnya pun bisa dikatakan mulus.

    Sementara itu, Ari selaku kuasa hukumnya, tak memberikan penjelasan panjang lebar terkait hasil sidang siang kala itu. Menurutnya, dakwaan tiga halaman itu harus ditelaah ulang. “Kami akan mengajukan eksepsi (keberatan) atas dakwaan itu,” kata pengacara asal Semarang, Jawa Tengah ini.

    Kepada Samarinda Pos (JPNN Group) Aminuddin menceritakan tentang skandal dalam bahtera rumah tangganya itu.

    Ia mengaku sudah menaruh curiga terhadap Feri sejak pertama dikenalkan Widi sebagai sales asuransi.

    “Ada hal yang kurang wajar dengan kedekatan mereka. Makanya saya menaruh curiga. Bahkan beberapa waktu lalu saya sempat menegir dia (Feri, Red) foto bareng dengan mami (sapaan sayang Aminuddin kepada Widi) di depan saya,” kata Aminuddin seperti dilansir Samarinda Pos.

    Kecurigaan Aminuddin semakin menjadi. Ia akhirnya memutuskan mencari tahu sendiri tentang aktivitas wanita yang dinikahinya 1 Januari 2009 lalu itu. Hingga akhirnya ia berhasil menangkap basah Widi bersama Feri di dalam kamar rumahnya di Mahakam Residence, Jalan Sirad Salman, Samarinda Ulu, 7 Maret lalu.


    “Saya waktu itu tidak boleh masuk ke kamar karena istri saya mengaku sakit. Nah waktu dokter masuk, saya juga ikut masuk dan mendapati pria itu,” ulasnya.
    --jpnn--