• Begini yang akan Terjadi dalam tubuh Anda jika Konsumsi Bawang Putih berlebihan

    Tanaman dengan nama latin “Allium sativum” atau garlic dalam bahasa Inggris,  ini termasuk bumbu dapur yang sangat popular di Asia. Selain digunakan sebagai bumbu bawang putih juga memiliki khasiat untuk pengobatan. Bawang putih mengandung minyak atsiri, yang bersifat anti bakteri dan antiseptik. Kandungan allicin dan aliin berkaitan dengan daya anti kolesterol. Daya ini mencegah penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi dan lain-lain.

    Selama lebih dari 3.000 tahun. Peneliti dan profesional kesehatan menyatakan bawang putih memiliki anti-mikroba dan antibiotik jika dikonsumsi. Bawang putih memang obat herbal alami yang sangat aman untuk di konsumsi. Namun, sama seperti obat lainnya, kita tetap harus mewaspadai beberapa efek samping dari bawang putih. Ada beberapa efek samping dari penggunaan bawang putih mentah yang dikonsumsi sebagai pengobatan. Meskipun tergolong obat herbal bawang putih ternyata dapat membahayakan jika di konsumsi berlebih atau melebihi dosis yang di tentukan. Di bawah ini efek yang terjadi pada tubuh kita jika konsumsi bawang putih berlebih :



    Menyebabkan bau mulut dan bau badan. ketika kita mengkonsumsi bawang putih dalam jumlah banyak, Bau badan yang tidak sedap adalah efekyang di timbulkan. Bawang putih akan masuk melalui pencernaan dan benar-benar meresap pada sistem metabolisme tubuh anda, setiap sekresi tubuh akan memiliki bau bawang putih. Bau ini cenderung akan bertahan seminggu atau lebih dan hilang setelah konsumsi bawang putih dihentikan. Begitu juga dengan bau mulut, apabila konsumsi obat bawang putih dengan cara di kunyah maka mulut anda akan mengeluarkan bau yang dapat mengganggu orang sekitar.

    Mengalami gangguan pencernaan. Pada sebagian orang mungkin akan mengalami ketidaknyamanan dalam perut. Seperti sakit perut, diare, muntah, perut kembung dan gangguan asam lambung. Menurut dr Arijanto bawang putih memiliki efek mencairkan darah sehingga penderita maag tidak dianjurkan untuk mengonsumsinya.

    Menimbulkan reaksi alergi. Konsumsi bawang putih berlebih juga bisa menimbulkan beberapa reaksi alergi. Reaksi alergi tersebut mungkin ditandai dengan timbulnya ruam, kulit mengelupas, mual, muntah, sakit kepala, demam dan sesak napas. Dan jika ada pembengkakan pada lidah, mulut atau tenggorokan terjadi, disarankan untuk segera mencari pertolongan dokter anda atau pada seorang profesional medis.

    Pengenceran darah. Menurut dr Soetomo (Kepala Poliklinik Komplementer Alternatif RSU Surabaya), mengonsumsi bawang putih 2 minggu sebelum cabut gigi.tidak di anjurkan karena di hawatirkan terjadi pendarahan yang banyak. Ia juga menyarankan untuk wanita agar mengurangi konsumsi bawang putih dan temulawak menjelang menstruasi. Karena akan terjadi pendarahan yang cukup banyak. 

    Semoga bermanfaat.