• Obral Tubuh, Pasang Foto Syur di Facebook

    Obral Tubuh, Pasang Foto Syur di Facebook
    Obral Tubuh, Pasang Foto Syur di Facebook - BAIK di Facebook maupun di forum, umumnya para lelaki hidung belang penikmat dunia seks ini memakai akun dan identitas palsu dalam setiap melakukan interaksi satu sama lain. Meski begitu tak jarang pada satu waktu tertentu, mereka melakukan gathering atau kumpul bersama di dunia nyata.

    Yang lebih menarik, para anggota penikmat dunia esek-esek ini ini berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari mahasiswa, pegawai kantor kelas menengah biasa, hingga bos-bos yang memiliki jabatan tertentu dengan kondisi ekonomi di atas rata-rata.

    Di grup dan forum ini mereka tak akan merasa canggung atau malu untuk menceritakan pengalaman seks mereka satu sama lain. Baik itu pengalaman menyenangkan atau menjengkelkan bersama WP, hingga pengalaman paling privat seperti berapa kali pernah mendapatkan keperawanan wanita atau seberapa muda mereka pernah mengencani seorang wanita.

    "Dengan masuk di grup atau forum semacam ini aku jadi lebih punya banyak teman. Selain tentu ilmu tentang dunia perlendiran juga semakin bertambah," kata David seorang mahasiswa PTS di Yogyakarta yang lama bergabung dalam forum penuh hasrat tersebut.

    Berbeda dengan grup seks maupun forum yang sekedar menjadi tempat berkumpul bagi para penikmatnya, grup atau web yang khusus menyediakan WP cenderung lebih sulit diakses. Grup ini biasanya dikelola oleh sejumlah admin yang juga bertindak selaku germo atau mami-papi atau sering disingkat GO.

    Para GO inilah yang mengkoordinir setiap pemesanan sejumlah WP oleh para penikmat dunia birahi. Meski diakui para GO ini biasanya juga sekaligus merupakan anggota senior, moderator bahkan pemilik forum maupun grup seks para penikmat dunia perlendiran tersebut.

    Dari sejumlah akun personal atau grup penyedia WP yang ada di facebook khususnya wilayah Yogyakarta dan sekitarnya, tak semuanya menampilkan 'dagangannya' secara vulgar seperti halnya dilakukan tersangka Onge yang dibekuk Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda DIY beberapa waktu lalu. Dari penelusuran yang dilakukan, KRjogja.com berhasil menemukan salah satu akun grup Facebook yang juga menyediakan gadis-gadis muda pelayan seks bagi para lelaki hidung belang.

    Bahkan gadis-gadis yang disediakan di grup ini mayoritas merupakan usia muda atau biasa disebut Kimcil, yakni dengan rentang usia mulai 15 tahun atau SMP, hingga 18 tahun atau SMA dan usia maksimal 19-21 tahun yang berstatus sebagai mahasiswi. Namun grup ini tak seperti akun Facebook milik tersangka Onge yang menampilkan foto gadis-gadis berikut tarif dan pin BlackBerry kepada pengguna Facebook secara umum dan vulgar. Grup ini cenderung lebih rapi dan sangat tertutup, hanya para anggotanya saja yang dapat mengakses informasi mengenai setiap WP yang disediakan, baik itu foto, tarif maupun spesifikasi lainnya.

    Tak hanya itu, untuk bisa menjadi anggota grup ini pun diketahui juga sangat sulit. Pengelola grup ini membuat persyataran khusus dengan jenjang tingkatan tertentu kepada setiap pengguna Facebook untuk bisa menjadi anggotanya.

    Untuk dapat menjadi anggota grup ini, para lelaki hidung belang sebelumya harus masuk terlebih dahulu di grup yang memang khusus dibuat untuk melihat keseriusan si calon pelanggan. Jika si lelaki hidung belang ini telah dinilai valid, baru ia akan dimasukkan ke grup tersebut.

    Seorang lelaki hidung belang akan dinilai valid apabila ia telah terbukti benar-benar pernah 'menyewa' WP hingga beberapa kali yang dibuktikan dengan FR, ataupun dengan memberikan informasi mengenai sejumlah WP yang pernah dikencaniya kepada anggota yang lain. Sementara setelah masuk ke dalam grup, setiap lelaki hidung belang ini juga harus memenuhi persyaratan tertentu, dimana mereka diharuskan 'memakai' salah satu WP yang disediakan dalam setiap periode tertentu.

    Jika dalam batas waktu tersebut yang bersangkutan tidak juga 'memakai' WP yang disediakan maka otomatis ia akan langsung di kick atau dikeluarkan dari grup. Persyaratan lain yang juga harus dipenuhi setiap anggota grup adalah memberikan testimoni atau FR setiap kali selesai 'berperang' di ranjang dengan salah satu WP yang disewanya. Seorang anggota yang tiba-tiba membatalkan atau hanya bermain-main atau tidak serius setelah memboking WP akan langsung dibaned atau diblokir selamanya dari grup tersebut.[ krjogja ]