• Dengan Rp 350 Ribu - Rp 1 Juta Bisa Sewa Wanita Muda

    Dengan Rp 350 Ribu - Rp 1 Juta Bisa Sewa Wanita Muda
    Dengan Rp 350 Ribu - Rp 1 Juta Bisa Sewa Wanita Muda - SALAH seorang yang sempat menjadi anggota grup kimcil tersebut, Feri, mengaku mengetahui grup itu dari hasil pergaulannya di sebuah forum seks. Ia menyebut ada sejumlah wanita muda yang bisa disewa oleh setiap anggota lewat grup tersebut. Mulai dari yang masih usia SMP, anak SMA hingga mahasiswi. Rata-rata mereka berusia 16-21 tahun dengan tarif bervariasi mulai dari Rp 350 ribu hingga Rp 800 ribu bahkan Rp1 juta sekali kencan.

    Biasanya WP yang avaiable pada hari itu akan dishare di grup. Mulai dari siapa saja yang bisa diboking, kapan waktu boking hingga lokasi pelayanan si WP. Dari sekian banyak WP yang ada memang tak semuanya selalu bisa di boking setiap waktu. Untuk WP yang masih bersekolah biasanya hanya membuka order setiap akhir pekan seperti hari sabtu atau minggu saja.

    Setelah memilih kimcil yang ditawarkan, seorang lelaki hidung belang anggota grup harus menghubungi salah seorang admin yang juga bertindak sebagai koordinir untuk bisa 'mencicipi' si WP. Biasanya pelanggan diminta untuk cek in di sebuah hotel yang telah ditunjuk. Selanjutnya si WP akan datang ke hotel tersebut untuk melayani si lelaki.

    "Aku pernah dapet yang usianya 16 tahun. Masih kelas 2 SMA swasta di Jogja. Dulu exe nya di hotel daerah JEC. Untuk DC kena 6 lembar merah (Rp 600 ribu)," katanya.

    Lain Feri lain pula cerita yang datang dari Dimas. Lelaki satu ini mengaku pernah menjadi koordinir sejumlah WP meski ia sendiri menolak disebut GO atau germo atau mucikari. Dimas mengaku mencarikan lelaki hidung belang karena semata-mata hanya ingin membantu para WP tersebut.

    Awal perkenalanya dimulai saat ia melakukan transaksi seks dengan WP yang akhirnya menjadi temannya tersebut. Sejak saat itu ia mengaku terus berhubungan lewat BBM. Suatu hari si WP tersebut menghubungi Dimas untuk mengajaknya berkencan karena sedang butuh uang. Namun ajakan tersebut ditolak Dimas sehingga si WP itu pun kemudian meminta tolong pada Dimas untuk mencarikan pelanggan.

    "Karen kasihan akhirnya aku sebar fotonya di grup dan forum lendir. Ak juga sama sekali gak minta uang dari hasil dia karena niatku sejak awal cuma sekedar membantu," katanya.

    Menurut Dimas banyak para penikmat seks yang akhirnya menjadi GO atau mucikari di dunia online berawal karena alasan sama dengan dirinya. Baginya hal itu merupakan sebuah hal yang wajar dan biasa terjadi. Mengingat semua pihak mulai dari si lelaki hidung belang, si mucikari maupun para WO sama-sama diuntungkan dengan adanya hal tersebut. "Prinsipnya kan kita cuma saling membantu dan berbagi informasi saja," katanya.

    Meski geliat perlendiran di dunia maya atau online terus berjalan, terbongkarnya bisnis prostitusi online yang dijalankan tersangka Onge oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda DIY baru-baru ini ternyata cukup memberikan dampak yang signifikan.

    Para lelaki hidung belang anggota forum lendir maupun grup sex banyak memperbincangkan kasus tersebut sebagai bahan obrolan. Tak sedikit dari mereka yang bahkan memilih untuk menghentikan aktifitas dunia perlendirannya di Jogja untuk sementara waktu. "Ati-ati lagi banyak wereng berkeliaran. Mending tiarap dulu sampai situasi kondusif," ujar salah seorang di sebuah grup lendir.

    Lewat forum-forum semacam inilah para penikmat dunia lendir ini saling mengingatkan satu sama lain. Hebatnya mereka juga selalu mengetahui dan mendapatkan informasi-informasi akan adanya rencana razia oleh pihak berwenang sebelum razia itu dijalankan.[ krjogja]