• Cara Berternak Lobster Air Tawar Di Aquarium Untuk Pemula

    Cara Berternak Lobster Air Tawar Di Aquarium Untuk Pemula

    Dalam pembudidayaan Lobster
    Air Tawar seorang awampun dapat melakukannya karena LAT ini cara
    budidayanya hampir sama dengan memelihara ikan pada umumnya hanya saja
    perlu extra perhatian, karena LAT ini mengalami pergantian kulit atau molting dan sifatnya yang kanibal.

    Syarat Hidup :

    • Air Tawar

    • Suhu air 24-32 derajat celcius

    • PH air Optimal 7 toleransi 6,5 - 8

    • Kadar Zat kimia seperti Fe,Zn,Mg, dll harus minimal
    Wadah/tempat pemeliharaan :

    • Aquarium 75cm-100cmx50cmx40cm ( p x l x t ) utk 1set indukan (5betina, 3jantan) jumlah  disesuaikan dg kebutuhan (aquarium pemijahan, Karantina  & penetesan)

    • Rak untuk Aquarium jumlah tingkat disesuaikan dengan kebutuhan

    • Pompa air (power head), dan atau pompa udara (aerator)

    • Kolam semen, bak fiber, kolam terpal, box atau kontainer, dll

    • Kolam tanah (ini sangat dianjurkan utk pembesaran/utk LAT Konsumsi)

    • Media sembunyian : paralon/pipa, roster,tali rafia, waring, karung sayuran/bawang,daun-daunan,ijuk, tanaman air dll
    Budidaya LAT Dibagi 2 :


    • Pembenihan ((Hatchery), yaitu memelihara indukan dan
      menghasilkan bibit (ukuran 2 inch up atau 5 – 7 cm,  diukur dari ujung
      ekor sampai ujung kepala).
    • Pembesaran (Raiser), yaitu memelihara bibit dan menghasilkan lobster konsumsi (berat rata2 100gram/ekor, ukuran rata-rata 6 inch).
    Cara Pemeliharaan :



    • Pengontrolan kwalitas air

    • Pemberian Pakan yang teratur (10% dr total
      berat badan LAT) dapat berupa pelet udang, sayuran, bekicot, cacing
      sutra dalam hal ini LAT adalah bersifat Omnivora (pemakan segala)

    • Penyortiran : Penyeragaman ukuran Lobster dalam
      satu kolam, penyortiran indukan yang bertelur,kena penyakit,
      molting dan atau kelamin.
    Pakan
    Sebenarnya untuk pakan LAT ini sangat mudah karena
    LAT adalah Omnivora (pemakan segala) hanya saja yang menjadi acuan
    kandungan proteinnya apakah cukup atau tidak, utk pakan yang baik
    kandungan proteinnya 20%-40% dan apakah pakan ini mudah busuk atau tidak
    dan memiliki aroma yang menarik bagi lobster karena lobster mencari
    makan menggunakan indra penciuman dan memiliki nutrisi-nutrisi yang
    baik untuk pertumbuhan LAT.
    Pakan lobster bisa berupa : Pakan Alami  seperti kutu air,jentik nyamuk,cacing rambut,cacing sutra, cacing tanah, dll. Pakan Buatan seperti Pelet.

    Kelamin Lobster dalam Hal Ini Red claw :
    Ciri Lobster jantan: capit lebih besar, di ujung
    capit ada lis berwarna orange/merah, di pangkal kaki terakhir ada
    tonjolan berupa alat kelamin.
    Ciri Lobster Betina: capit lebih kurus dan polos, di pangkal kaki ketiga ada bulatan bening berupa alat kelamin.


    ein Bild     ein Bild

    Untuk Yabby hampir sama dengan Red claw hanya saja
    dicapit yang jantan tidak ada strip merahnya, capit betina hampir sama
    besar dengan yang jantan hanya lebih kecil sedikit.
    Untuk Clarkii letak kelamin sama dengan red claw
    hanya untuk yang jantan dapat dilihat juga dengan adanya empat kaki
    didekat kaki renangya.

    Indukan LAT
    Indukan LAT yang baik/berkwalitas dapat dilihat dari
    penampilannya yang sehat, berwarna cerah, mempunyai organ yang lengkap
    dan berukuran besar. Indukan biasanya sudah berukuran 50-70gr yang
    berumur 6bulan dan bukan dari hasil kawin sedarah (inbreeding).
    Indukan yang di rekomendasikan adalah yang berukuran 5 inch up (5.5")
    hanya saja biasanya ukuran4 inch up sudah bisa dipijahkan karena ukuran
    sebesar ini biasanya masih subur-suburnya (suka kawin) bisa dibilang
    lagi ganjen-ganjennya.

    Pembenihan/Pemijahan
    Wadah pembenihan/pemijahan dapat disesuaikan dengan
    lokasi dan dana yang tersedia, wadah bisa aquarium yang biasanya diisi
    hanya dengan satu set Indukan (5betina, 3jantan) dengan ukuran
    100cmx50cmx40cm, kolam semen untuk pemijahan massal. Biasanya untuk
    pemijahan/pembenihan ini kita juga harus menyediakan wadah utk
    Pengeraman, penetasan (utk wadah penetasan bisa pake wadah pengeraman,
    jd setelah burayak turun gendong hanya indukannya saja yg dipisah), dan
    wadah karantina (satu aquarium bisa disekat-sekat) untuk indukan setelah
    burayak turun gedongannya.