• Tips Sukses Wawancara Kerja

    Ada beberapa kampus yang dosennya mengajarkan mahasiswanya trik menghadapi wawancara kerja usai lulus kuliah. Dosen pun memaparkan hal unik yang harus diketahui mahasiswa agar berhasil dalam wawancara kerja.

    Namun tidak semua dosen seperti itu. Sehingga membuat mahasiswa tidak memiliki pengalaman wawancara kerja, serta tidak tahu apa yang harus mereka lakukan usai lulus kuliah.

    Nah, jika kalian sedang bingung bakal melakukan apa ketika tiba masanya menghadapi wawancara kerja, berikut ada beberapa cara jitu yang harus dilakukan. Seperti dilansir dari Huffington Post, Jumat (6/12/2013).

    Antisipasi dan persiapkan diri

    Ceritakan tentang diri Anda, termasuk kekuatan dan kelemahan Anda. Ceritakan juga tentang prestasi terbesar Anda selama ini. Berbagai pengalaman kegagalan dalam kehidupan sehari-hari dan bagaimana menanggapi situasinya. Mengapa Anda menginginkan pekerjaan dan berada di posisi ini?

    Kembangkan cerita dari pengalaman Anda

    Mulailah situasi dengan menjelaskan konteks dan masalah. Kemudian jelaskan apa yang Anda lakukan untuk memperbaiki situasi dan menggambarkan hasil dalam pekerjaan. Ini menunjukkan bahwa Anda memahami pentingnya pribadi Anda dalam memecahkan masalah. Tapi sebelumnya sudah harus dipersiapkan terlebih dahulu.

    Perbanyak latihan

    Banyak mahasiswa terlalu fokus pada mengapa mereka menginginkan pekerjaan itu, apa yang akan mereka lakukan jika mendapatkan pekerjaan impiannya, dan mengapa itu akan baik bagi mereka. Namun tidak menjelaskan bagaimana dan mengapa Anda bisa, serta apakah kalian akan menguntungkan perusahaan tersebut. Temukan cara yang bijaksana yang akan diperoleh jika mereka mempekerjakan Anda.

    Gunakan kosakata yang tepat

    Memberikan kejutan kepada pewawancara dengan benar-benar mampu menerjemahkan melalui pengalaman akademik atau kegiatan-kegiatan semasa kuliah akan sangat membantu dan mempersiapkan wawancara yang baik. Pakailah kosakata yang tepat, sangat sedikit mahasiswa yang dapat melakukan hal ini.

    Siapkan dua atau tiga pertanyaan yang menunjukkan Anda aktif

    Bertanyalah kepada orang yang mewawancarai Anda, tentang bagaimana keputusan-keputusan penting yang dibuat di perusahaan tersebut dan memberikan sedikit contoh dari kebijakan tersebut. Ini menandakan jika Anda adalah orang yang aktif bertanya dan kritis.